Pengorbanan suci
seorang insan kerdil,
Disalah erti oleh
insan yang mencemburui,
Angkara dendam
kesumat merasuki diri,
Menghancurkan
hati insan yang disakiti.
Tak pernah
terluah rasa di hati,
Dipendam
segalanya tanpa sebarang erti,
Air mata deras
menitis sebagai ganti,
Segala
pengorbanan yang pernah diberi.
Hujan lebat turun
membasahi bumi,
Selebat air mata
yang mengalir di pipi,
Resah hati
mengenang nasib diri,
Mengundang segala
sakit sendiri.
Tak ku sangka tak
jua ku duga,
Bodohnya bila
memperhambakan diri,
Pada cinta yang
tidak pasti,
Membuat diri
merana meratapi perihnya.
Namun semuanya
sudah berakhir,
Korban air mata
selama ini,
Kebahagiaan
datang menyinari hati,
Yang selama ini
diulit sepi dan sunyi.


No comments :
Post a Comment